Postingan

Sebatas Asa

Berjalanku tak menapak Hanya kaki yang berpijak Sedang pikir dan rasa Melayang menembus ruang Disana, Di kota penuh hiruk pikuk Jiwa berjalan menemui sebongkah hati Kasih yang bersarang akankah nyata Jangan hanya sebatas asa Cinta yang dirasa adalah nyata Kasih yang terpatri telah pun pasti Diri yang berjanji tak kan khianati Mengapa kasih tak ada disini Puncak gunung mengurung diri Namun angan tetap melayang Menemui kasih di tiap malam Bermesra dalam kata sebatas asa 120607

CODE ANNA

Gambar

Masuk Islam karena Mempertanyakan Penikahan Nabi

Gambar
Pernikahan nabi Muhammad SAW dengan Siti Aisyah ra ternyata menimbulkan anggapan di kalangan kaum kafir bahwa Nabi Muhammad SAW adalah seorang pedofil, yakni lelaki yang berorientasi sex terhadap gadis kecil di bawah umur. Video ini menepis anggapan tersebut. Yusuf Estes dengan gamblang menjawab tuduhan-tuduhan itu, bahkan memberi gambaran betapa rumah tangga Nabi Muhammad SAW dengan Siti Aisyah ra adalah rumah tangga yang begitu indah dan penuh suri teladan bagi para umatnya. Dan disebutkan bahwa pernikahan ini merupakan kisah cinta terindah sepanjang hidup manusia. Bahkan kisah terkenal seperti karya besar Shakespear yaitu Romeo and Juliet tak mampu menandingi keindahan kisah cinta dua orang yang mulia ini. Mari kita simak penuturan Syekh Yusuf Estes ini tentang pernikahan Nabi Muhammad SAW. Semoga memberi pencerahan pada kita tentang rumah tangga sakinah mawaddah dan warohmah itu.

Perantau Kesunyian

Gambar
Entah langkah ini menuju kemana Aku tak terlalu mengarahkan Tapi aku memang sedang melangkah Dan kujalani langkahku dengan pasti Aku tidak tahu ada apa di ujung jalan sana Atau mungkin memang tak ada ujung Hanya terselimuti kabut Yang kian tersibak Saat langkah kutetapkan Harapan akan selalu ada Walau ambisi telah habis Biarlah harapan itu menjadi pelita Di tengah gelapnya keputus asaan Aku belum mati Walu hidup memang tak pasti Kugantung citaku disana Pada pemilik kepastian Dimana nasib dan takdir kupasrahkan Aku berjalan dan terus berjalan dan berjalan lagi ilustration by: mementungar.blogspot.com 240905

Menunggu Malam

Gambar
              “Pak sedang apa? Sedang menunggu malam seperti biasanya yah?” tiba-tiba Dea muncul dari dalam kamarnya mengagetkan Darmo yang sedang melamun di depan teras rumahnya. Malam itu hening sekali.                 Darmo terdiam. O taknya berputar keras mempersiapkan jawaban yang pas agar anaknya bisa mengerti.                 “ Iy a , sayang, B apak sedang menunggu malam, seperti biasa . B iar bisa belikan boneka baru untuk Dea yah” jawab Darmo dengan gugup.                 “ O h , gitu ya , P ak ? Dea bangga sama bapak. Sekarang bapak belum berangkat kerja? Apa malamnya belum datang pak?” Tanya Dea polos                 “ I ni sebentar...

Sepatu Keresek

Gambar
                ilustration by : sajadahanakkartun.blogspot.com Bulan itu Desember, bulan dimana hujan terus menerus mengguyur provinsi Banten, khususnya di Rangkasbitung. Dari pagi hingga pagi lagi tetesan air hujan menyerbu kota, dan membuat Ani , gadis belia itu kebingungan untuk pergi ke rumah bu haji untuk bekerja . I a menjadi buruh cuci di sana, dengan bayaran yang pas-pasan hanya untuk makan . Ani membantu emaknya yang juga jadi pembantu di rumah bu haji. S ehabis subuh Emak pasti sudah berangkat ke rumah bu haji, sedangkan Ani biasanya sekitar jam tujuh pagi, baru bergegas berangkat, karena dia harus menem a ni adiknya Suto untuk bersiap-siap berangkat ke sekolah.                 “ T eh, ari teteh lagi apa berdiri di pintu kaya gitu?” Tanya Suto mengagetkan Ani yang sedang melamun memandangi hujan yang turun di luar rumah.     ...

Hari yang Berat

Gambar
      ilustration taken from : carmelharrington.com              Matahari ini akhirnya terbit juga. Pancaran sinarnya yang aku tunggu-tunggu semalam suntuk membuatku tak lelap tidur. Bahkan sejak jam dua malam aku terbangun sampai sekarang mataku menyipit ketika menatap tajam sinar matahari itu. Ini hari yang berat untukku, mungkin tidak untuk orang lain di sekitar ku, untuk orang lain di luar sana. Tapi ini hari yang sangat sulit untukku. Entah apa yang menggantung di fikiran ku, yang pasti, aku tidak tenang. Ini hari yang sudah lama aku tunggu.Hari dimana pada malam-malam sebelumnya aku relakan tubuh ku di guyur keringat daari seluruh lubang pori-pori ku, aku melakukannya demi hari ini.Hari di mana aku bisa merasakannya seumur hidupku. Orang-orang di sekitar ku atau munGkin di luar sana pasti tidak akan tahu apa yang ada di dalam hati dan fikiran ku, karena aku sendiri tidak mengetahuinya apa itu.       Aku ...